Memilihmu Kepada sebuah nama. Ketika kamu membaca tulisan ini, aku rasa jantungku akan lebih kuat berdetak. Mungkin kamu pun akan setengah berdecak. Atau mungkin, kedekatan kita akan mulai berjarak. Aku masih mengingat jelas saat percakapan awal kita untuk pertama kalinya terjadi. Percakapan awal yang akhirnya berlanjut hangat, hingga kita tak sadar telah begitu lekat.. Hingga kita memutuskan untuk membuat sebuah kisaah dongeng baru bak cindera dan pangeran. Hingga belakangan ini aku selalu menantikan hari bertemu denganmu. Bagiku itu adalah impian yang tak jemu-jemu aku rapalkan dalam doa, dan semoga saja semesta mendengar dan syukur-syukur ikut mengamininya, aku selalu menunggu saat duniamu sedikit senggang agar sempat menemuiku. Aku terus menghitung kemungkinan peluang untuk bertemu,😁 Ketika kita memutuskan untuk menciptakan dongeng baru. Kita sama-sama tahu bahwa tak bisa leluasa hang out bareng seperti pasangan yang lainnya. Terkadang aku harus terlihat baik-baik saja ...
Kebahagian itu di mulai dari kamu Bukan dari hubunganmu Bukan dari pekerjaanmu Dan bukan dari uangmu. Tapi dari dirimu sendiri @Munianti Sri