Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2020

Sekarat

A ku hanya ingin sembuh. Aku hanya ingin kembali utuh. Aku   hanya ingin kembali tertawa tanpa mengeluh. Tapi semua inginku hanya kembali membuatku jatuh. Aku ingin bernafas tanpa harus merasakan sakit yang menyengat. Aku ingin melihat tanpa perlu menjadikanya beban yang berat. Aku ingin memeluk erat tanpa perlu merasa tersayat. Tapi aku sendiri setangah hidup atau setengah mati. Waktu tidak mau berhenti dan dunia tetap tidak mau mengerti. Disini aku berdiri menciptakan bahagiaku sendiri. Dalam ilusi, dalam imajinasi Mengelabui luka hati dengan tarian ironi di atas lantai dansa elegi bermesra dalam halusinasi, menjerit dalam sepi , memohon dalam sunyi lalu terjatuh dan menangis lagi dan Hidung ku berdarah   lagi. Kesakitan dari dalam terlalu menguasai diri   aku kehilangan gravitasi   hingga serasa ragaku akan   lunglai terjatuh membentur bumi . Aku sekarat semuanya terasa berat Hatiku berkarat lukaku pekat Dan aku takut...