Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2019

Aku ,kamu bukanlah pemenang

Selamat pagi, Kesayanganku. :)” Biasanya aku akan langsung menyapamu melalui pesan singkat di pagi hari, tepat sesaat setelah membuka mata  bahkan saat tubuhku masih berlindung di bawah nyaman dan hangatnya selimut. Namun pagi itu, jariku membeku. Tak bisa kuketikkan apa-apa untukmu. Pesan darimu pun tak kutemukan di layar ponselku. Walau kita sama-sama tahu, siapa yang selalu ada di pikiran kita setiap kita pertama kali membuka mata. Sebenarnya bukan aku tak ingin mengirimkan ucapan selamat pagi kepadamu. Hanya saja sisa kecewa dan rasa kesal dalam dada membuat jariku kaku. Aku masih mencerna pertengkaran kita semalam. Betapa kau sangat dibutakan oleh emosi  dan beberapa lama kemudian justru yang kutemukan pesan kelanjutan emosimu yang belum jua mereda.  "Malam tadi tidak ada kita, yang ada hanya aku , kamu yang menbeku dalam ruang yang dingin" Betapa kamu bgtu bersemangat mencela, dan kita saling menyambar kes...

Mimpi itu lagi

Pagi ini sebelum seambrek aktivitas ku lalui, ku ingin buka hariku dengan sedikit bercerita... Pagi ini kurasa langit-langit kamarku terasa sendu,, tak seperti biasaa. Kini nampak terasa dingin dan gelap. Ku buka kedua kelopak mataku  pagi ini dengan mata sembab dan tersisa genangan air mata di pipi entah itu air mata bahagia atau sebaliknya.. Ahhh aku tau ternyata aku memimpikanmu lagi... Lagi dan lagi... Mimpi terindah itu masih terbayang-bayang setelah sekian jam,detik dan hari aku terbangun, dan terus membuatku melengkungkan bibirku  dengan beberapa air mata yang menemani bila ingat pertemuan kita kala itu , terima kasih telah sudi mampir di alam itu bersamaku Dari aku yang mencintaimu.

Kisahku

Lama rasanya tak ku tumpahkan segela rasa dalam bait bait sajak.. Entah mengapa hari ini rasanya ingin ku tumpahkan segala rasa, yang tertumpuk didalam dada yang berkecamuk memuncak ingin mengeluarkan larva larva panas.. Banyak cerita, banyak kisah. Banyak tawa, banyak tangis yang telah tercipta beberapa bulan terakhir ini. Tentu saja ada alasan tersendiri, dan sebagian besar alasan yang menciptakan memori itu adalah dia. Yaaa dia .... Dia seseorg yang ku temui lebih dari setengah tahun yang lalu. Tentu saja hubungan ku dan dia tak berjalan mulus seperti yang ada di sinetron televisi. Kami lebih sering bertengakar, beberapa bulan terakhir ini. Bahkan hampir stiap saat. Sllu sj ada alasan dibalik pertengkaran kami. Dan alasan dibalik pertengkaran itu adalah aku. Yaaa baginya aku selalu salah... Aku hanya ingin coba mengatakan tak pernahkah dia melihat posisiku. Namun stiap kali aku mengatakan hal seperti itu. Dia kembali mengtakan lalu bgaimna dengan posisiku. ??? Aku tak pern...