Selamat pagi, Kesayanganku. :)” Biasanya aku akan langsung menyapamu melalui pesan singkat di pagi hari, tepat sesaat setelah membuka mata bahkan saat tubuhku masih berlindung di bawah nyaman dan hangatnya selimut. Namun pagi itu, jariku membeku. Tak bisa kuketikkan apa-apa untukmu. Pesan darimu pun tak kutemukan di layar ponselku. Walau kita sama-sama tahu, siapa yang selalu ada di pikiran kita setiap kita pertama kali membuka mata. Sebenarnya bukan aku tak ingin mengirimkan ucapan selamat pagi kepadamu. Hanya saja sisa kecewa dan rasa kesal dalam dada membuat jariku kaku. Aku masih mencerna pertengkaran kita semalam. Betapa kau sangat dibutakan oleh emosi dan beberapa lama kemudian justru yang kutemukan pesan kelanjutan emosimu yang belum jua mereda. "Malam tadi tidak ada kita, yang ada hanya aku , kamu yang menbeku dalam ruang yang dingin" Betapa kamu bgtu bersemangat mencela, dan kita saling menyambar kes...
Kebahagian itu di mulai dari kamu Bukan dari hubunganmu Bukan dari pekerjaanmu Dan bukan dari uangmu. Tapi dari dirimu sendiri @Munianti Sri